Ahmad Rizal menambahkan, capaian ini tidak terlepas dari dukungan serta kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat ekosistem pangan.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, selanjutnya terima kasih juga atas kepercayaan Bapak Presiden kepada BULOG, serta dukungan Kemenko Pangan, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, TNI, pemerintah daerah, para petani, penyuluh, mitra kerja, dan seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan bersejarah ini," ucap Ahmad Rizal.
"Capaian ini harus menjadi energi bagi BULOG untuk terus memberikan manfaat bagi petani, menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat, dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia," tambahnya.
Rekor pengadaan ini sekaligus menjadi kado terbaik menuju dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Hal ini semakin memperkuat posisi BULOG dalam menjalankan peran strategis lewat tiga pilar ketahanan pangan nasional.
Ketiga pilar tersebut adalah menjaga ketersediaan pangan, mendukung stabilisasi harga, serta mengelola cadangan pangan pemerintah. Lewat pengadaan hulu yang kuat, pemerintah memiliki fondasi stok kokoh untuk program penyaluran pangan masyarakat.
Dengan raihan 102,88 persen dari target 2026, BULOG berkomitmen menjaga momentum penyerapan hingga akhir tahun. Inovasi dari hulu hingga hilir akan terus dilanjutkan demi terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan.