Melalui mekanisme maklun, lanjut dia, gabah yang dibeli Bulog digiling oleh mitra penggilingan, kemudian beras hasil pengolahannya dikembalikan ke gudang untuk disimpan sebagai Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).
Ia mengemukakan saat ini, Bulog Cabang Cirebon menguasai stok beras medium sekitar 183.000 ton yang ditampung di gudang induk milik sendiri dan fasilitas pergudangan sewaan.
Abdillah mengatakan gudang induk Bulog memiliki kapasitas sekitar 125.000 ton, sedangkan kebutuhan penyimpanan tambahan dipenuhi melalui 26 unit jasa pergudangan di wilayah Cirebon dan sekitarnya.
“Adapun stok beras premium yang dikuasai Bulog Cabang Cirebon saat ini mencapai sekitar 900 ton untuk mendukung ketersediaan pasokan pangan di wilayah kerjanya,” ucap dia.