NADIKABAR.COM — Jakarta (NadiKabar) – Perum BULOG bergerak cepat memperkuat pasokan jagung pakan bagi peternak mikro di Pulau Jawa melalui percepatan distribusi dari sejumlah daerah sentra produksi. Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani meninjau langsung proses pemuatan 10.000 ton jagung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (22/10). Jagung tersebut akan dikirim melalui jalur laut menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, untuk selanjutnya disalurkan kepada peternak mikro di berbagai wilayah Pulau Jawa.

Dalam peninjauan tersebut, Direktur Utama didampingi Pemimpin Wilayah Perum BULOG Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) beserta jajaran BULOG Kanwil Sulselbar. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan armada pengangkut, kelancaran proses pemuatan, serta percepatan distribusi jagung SPHP sebagai tindak lanjut atas aspirasi peternak mikro yang sebelumnya disampaikan kepada Komisi IV DPR RI.

“Peninjauan ini untuk memastikan bahwa pergeseran jagung SPHP bagi kebutuhan pakan ternak, khususnya peternak mikro di Pulau Jawa, benar-benar berjalan dan dapat dikirim secepatnya. Ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi para peternak yang disampaikan di DPR RI dan langsung kami respons dengan mempercepat pengiriman jagung dari daerah-daerah sentra produksi,” ujar Ahmad Rizal di sela peninjauan.

Saat melakukan pemeriksaan langsung di atas kapal, Ahmad Rizal memastikan bahwa dari total kapasitas angkut 10.000 ton, sebanyak 8.214 ton jagung telah berhasil dimuat. Proses pemuatan ditargetkan selesai pada malam hari agar kapal dapat bertolak paling lambat Jumat (23/10) pagi. Dengan estimasi pelayaran selama tiga hari, jagung tersebut diharapkan segera tiba di Pelabuhan Tanjung Perak untuk diteruskan kepada peternak mikro di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.