Lebih lanjut dia menyebutkan realisasi penyaluran SPHP jagung tahap I hingga saat ini telah mencapai 84,43 persen.
Bulog terus mempercepat penyelesaian sisa penyaluran tahap pertama agar manfaat program dapat segera dirasakan secara lebih luas oleh peternak yang membutuhkan di berbagai wilayah Indonesia.
Dalam pelaksanaan penugasan tahap II, kata Rizal, jagung SPHP ditetapkan dengan harga Rp5.000 per kilogram di gudang Bulog, dengan harga maksimal Rp5.500 per kilogram sampai di tingkat peternak melalui koperasi.
Skema itu, lanjut Rizal, diharapkan dapat membantu peternak memperoleh jagung pakan dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus mengurangi tekanan biaya produksi yang menjadi salah satu komponen penting dalam usaha peternakan.
Rizal menegaskan pula pihaknya berkomitmen pelaksanaan program SPHP jagung berjalan optimal dan tepat sasaran, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi peternak, terutama peternak mikro.