“Bulog berkomitmen memastikan penyaluran SPHP jagung berjalan optimal dan tepat sasaran. Kami terus mempercepat penyelesaian sisa penyaluran SPHP jagung tahap I, sekaligus menjalankan tambahan penugasan tahap II sebanyak 150 ribu ton," katanya.
Ia menambahkan, percepatan penyaluran menjadi bagian dari upaya Bulog untuk memastikan ketersediaan jagung pakan dengan harga terjangkau dapat diakses oleh peternak secara lebih merata
Dengan memprioritaskan peternak mikro dan mengoptimalkan penyaluran melalui koperasi, program ini diharapkan dapat menjangkau pelaku usaha peternakan rakyat yang membutuhkan dukungan dalam menjaga keberlangsungan usahanya.
Melalui pelaksanaan SPHP jagung tahap I dan tahap II, Bulog terus memperkuat perannya dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, termasuk komoditas jagung untuk pakan ternak.
"Upaya ini diharapkan dapat mendukung efisiensi usaha peternakan rakyat, menjaga keberlanjutan produksi, serta memperkuat ekosistem pangan nasional," kata Rizal.