NADIKABAR.COM — Perum Bulog bersama Satreskrim Polres Tulungagung, Jawa Timur, menelusuri dugaan penjualan kembali beras bantuan pangan pemerintah yang ditawarkan melalui media sosial.

Pemimpin Perum Bulog Cabang Tulungagung Yonas Haryadi Kurniawan di Tulungagung, Rabu, mengatakan penelusuran dilakukan setelah muncul sejumlah unggahan di media sosial Facebook yang menawarkan beras bantuan pangan dengan harga sekitar Rp100 ribu hingga Rp120 ribu per kemasan.

“Kami berencana melakukan penelusuran terhadap dugaan penjualan beras bantuan pangan di media sosial,” katanya.

Bulog Tulungagung telah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Tulungagung untuk menelusuri akun maupun pihak yang diduga memperjualbelikan bantuan pangan tersebut.