Ia menjelaskan Bulog dan pemerintah daerah sepakat memperkuat komunikasi melalui grup koordinasi pengecer di masing-masing wilayah, sebagai tindak lanjut rapat evaluasi.

"Kami membuka rekomendasi penambahan pengecer resmi dan meningkatkan pemantauan terhadap penyaluran di lapangan," ucapnya.

Lanjut Jusri, setiap temuan pelanggaran oleh masyarakat diharapkan segera dilaporkan dengan menyertakan bukti pendukung supaya dapat ditindaklanjuti bersama aparat penegak hukum.

"Kami harap penyaluran beras SPHP dan Minyakita semakin efektif, merata dan tepat sasaran sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau," kata dia menuturkan.