NADIKABAR.COM β€” Perum Bulog menerapkan formula pencampuran stok beras 2-3-4 untuk menjaga mutu beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disalurkan kepada masyarakat.

β€œSekarang kami ubah dengan kebijakan menggunakan mixing. Beras-beras yang ada di gudang itu, mixing-nya 2-3-4,” kata Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani usai Rapat klKoordinasi KDKMP di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan kebijakan tersebut merupakan perubahan dari pola pengeluaran stok yang sebelumnya menggunakan prinsip first in first out (FIFO), yakni beras yang lebih dahulu masuk gudang dikeluarkan terlebih dahulu.

Menurut Ahmad, pola tersebut dievaluasi karena beras yang tersimpan lebih lama berpotensi mengalami penurunan mutu ketika dikeluarkan dari gudang.

β€œKalau first in first out, pasti kan beras yang dulu datang, tua, yang lama-lama. Begitu dikeluarkan hasilnya jelek,” ujarnya.