NADIKABAR.COM — BPI Danantara Indonesia mencatat lonjakan laba bersih (net profit) gabungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga menyentuh Rp214,9 triliun hingga Agustus 2026 (8M26).
Capaian tersebut melesat 18,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan perolehan pada periode yang sama tahun lalu (8M25) sebesar Rp181,5 triliun.
Peningkatan tersebut turut mengerek tingkat imbal hasil ekuitas (Return on Equity/ROE) yang disetahunkan menjadi 8,0 persen, naik 0,6 poin dari posisi 7,4 persen pada periode 8M25.
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria menjelaskan lonjakan kinerja ini merupakan hasil dari transformasi menyeluruh dan perbaikan tata kelola perusahaan pelat merah.