NADIKABAR.COM — Bupati Bogor Rudy Susmanto menanggapi kondisi aliran Sungai Cileungsi yang menghitam di wilayah Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Dia mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti laporan tersebut.
"Kemarin kami mendapatkan laporan, maka hari ini dan kemarin sore Dinas Lingkungan Hidup langsung melakukan langkah-langkah tindak lanjut," kata Ketua RW setempat bernama Endang Jamhari, Selasa (20/10/2026).
Pihaknya telah dikerahkan untuk menginventarisir saluran pabrik yang diduga menjadi pemicu pencemaran air sungai tersebut. Beberapa saluran juga telah ditutup.
"Jadi dari kemarin kita sudah melakukan penataan beberapa saluran-saluran yang tidak memiliki izin kami sudah melakukan penutupan, tapi jumlah pabriknya ratusan," ucapnya. "Kami terus melakukan inventarisir dan juga di akhir tahun ini kami, Pemerintah Kabupaten Bogor, membangun beberapa IPAL (instalasi pembuangan air limbah)," tambah dia.
Menurutnya, beberapa saluran air bukan hanya berasal dari kawasan industri. Ada pula saluran dari sejumlah tempat yang dilalui sebelum memasuki aliran Sungai Cileungsi.
"Kami berharap mudah mudahan ada solusi terbaik, ada langkah-langkah cepat, sehingga pencapaian sungai Cileungsi yang sudah terjadi belasan tahun, bahkan puluhan tahun, dapat tuntas dalam waktu beberapa saat," imbuhnya.
Terkait penutupan saluran limbah, Rudy mengatakan ada beberapa perusahaan berskala multinasional yang perizinannya berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.
"Ada perizinan-perizinan yang merupakan kewenangan dari pemerintah kabupaten. Kami pun kemarin sudah melakukan hubungan bersama dengan beberapa perusahaan. Kami menyampaikan bahwa kami sayang terhadap masyarakat kita juga yang bekerja di sana, tapi perusahaan juga harus sayang terhadap lingkungan yang ada, maka kita harus cari solusi bersama-sama," terangnya.
Dia telah meminta perusahaan itu untuk memperbaiki saluran limbahnya. Sebab, permasalahan di Sungai Cileungsi sudah terjadi berlarut-larut.
"Ini bukan kejadian yang terjadi satu atau dua hari kemarin, bukan satu tahun, dua tahun kemarin, tapi sudah cukup lama," pungkasnya.
Sebelumnya, Aliran Sungai Cileungsi di Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tampak berwarna hitam pekat menyerupai oli. Selain perubahan warna air, sungai tersebut mengeluarkan bau menyengat yang dikeluhkan warga sekitar.
Pantauan NadiKabar di lokasi, Selasa (20/10), air sungai terlihat menghitam di sekitar kawasan aktivitas warga, termasuk permukiman. Sungai Cileungsi sendiri mengalir melintasi wilayah Bogor hingga Bekasi.
Bau tidak sedap tercium dari aliran sungai. Aroma tersebut juga bercampur dengan bau sampah yang menumpuk di sekitar sungai.