NADIKABAR.COM — Kabupaten Bogor, Jawa Barat (NadiKabar) - Bupati Bogor Rudy Susmanto berkomitmen memberikan seluruh data yang dibutuhkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Rudy di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat, mendukung proses hukum yang sedang berjalan dengan memberikan data dan keterangan secara lengkap kepada penyidik KPK.
"Kita, Pemerintah Kabupaten Bogor, tentunya mendukung dan memberikan data dan keterangan yang dibutuhkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi," kata Rudy.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Bogor menghormati proses penyidikan yang dilakukan KPK terhadap sejumlah persoalan di lingkungan pemerintah daerah tersebut.
Menurut dia, dalam beberapa pekan terakhir penyidik KPK telah meminta keterangan dari sejumlah pihak, termasuk dirinya yang menjalani pemeriksaan di Polres Bogor pada Kamis (29/10).
"Beberapa hari terakhir, bahkan beberapa minggu, ada beberapa orang yang dimintai keterangan, salah satunya termasuk saya juga dimintai keterangan," ujarnya.
Rudy menyebut pemeriksaan tersebut berkaitan dengan sejumlah persoalan di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda), Dinas Pendidikan serta beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) dan program pemerintah lainnya.
Namun, ia enggan mengungkapkan substansi pemeriksaan karena hal tersebut merupakan kewenangan KPK untuk menyampaikannya kepada publik.
"Kalau untuk masuk dalam substansi materi, saya mohon izin belum bisa menyampaikan secara langsung, nanti biar dari juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi yang menyampaikan," katanya.
Rudy memastikan akan memberikan keterangan yang sebenar-benarnya serta data selengkap-lengkapnya untuk membantu penyidik dalam menangani perkara tersebut.
Ia juga meminta seluruh pihak menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.
"Kita serahkan semuanya pada proses hukum yang berjalan, tapi pembangunan tidak boleh berhenti, pelayanan terhadap masyarakat tidak boleh terganggu," ujarnya.
Sebelumnya, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan penyidik telah memeriksa Rudy sebagai saksi di Polres Bogor pada Kamis (29/10).
Menurut Budi, pemeriksaan dilakukan di Kabupaten Bogor karena terdapat sejumlah saksi lain yang juga dimintai keterangan sehingga proses pemeriksaan dapat berlangsung lebih efektif.
KPK sebelumnya mengungkapkan telah mengamankan uang Rp1,5 miliar dalam penyelidikan dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor pada Agustus 2026.
Penyelidikan tersebut kemudian ditingkatkan ke tahap penyidikan melalui penerbitan surat perintah penyidikan umum terkait dugaan penerimaan uang oleh penyelenggara negara yang diduga berasal dari pemotongan upah pungut di Bappenda Kabupaten Bogor.
Selain perkara tersebut, KPK juga menyidik dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.
Dalam rangkaian penyidikan, KPK menggeledah kantor Bappenda dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) pada 27 Agustus 2026, serta kantor Dinas Pendidikan sehari setelahnya.
KPK belum mengumumkan penetapan tersangka dalam perkara yang ditangani melalui surat perintah penyidikan umum tersebut.