"Jangankan Pak Sujud, saya seorang ibu juga sedih melihat kendaraan seperti itu. Mengapa tidak ada komunikasi? Saya merasa anak-anak itu seperti anak saya sendiri. Harus ada rasa nyaman, karena mereka membawa nama Kebumen," tegas Lilies.

Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kecintaan kepada para atlet pelajar yang sedang berjuang, Lilies memastikan bahwa pemerintah daerah akan segera mengambil langkah konkret untuk mengganti armada transportasi kontingen agar atlet dapat beristirahat dan bertanding dengan lebih nyaman.

"Insyaallah ke depan akan diperbaiki. Karena bagaimanapun itu anak-anak kita yang akan mengharumkan nama Kebumen. Saya sebagai Bupati, nanti bus-busnya akan saya ganti," pungkasnya seraya bersiap meninjau langsung ke Semarang.

Di tengah dinamika evaluasi tersebut, kontingen Kabupaten Kebumen hingga tanggal 3 September 2026 telah berhasil mengumpulkan total 12 medali dengan rincian 4 emas, 2 perak, dan 6 perunggu, menempatkan posisi sementara kontingen di peringkat ke-11 se-Jawa Tengah. Pemerintah Kabupaten Kebumen berharap capaian ini terus memotivasi para atlet untuk memberikan hasil terbaik di sisa rangkaian pertandingan POPDA Provinsi tahun ini.

Rapat evaluasi dihadiri Bupati Kebumen, Sekretaris Daerah, Asisten 1 Sekda, Kepala Disdikpora, Bapperida dan BPKPD, Ketua KONI, K3S, MKKS, perwakilan cabang olahraga, serta para pegiat olahraga daerah.