NADIKABAR.COM β Bupati Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) Herybertus Nabit mengakui pemerintah kabupaten yang ia pimpin kewalahan dalam menangani psikososial warganya yang mengungsi akibat terdampak gempa pertengahan Agustus 2026.
βPenanganan trauma kami harus akui tidak punya kemampuan sumber daya di situ,β kata Herybertus saat ditemui di Posko Tanggap Darurat Kabupaten Manggarai, Ruteng, Minggu malam.
Oleh karena itu, Pemkab Manggarai membutuhkan bantuan berbagai pihak dalam penanganan psikososial para pengungsi.
βSaat ini sejumlah perguruan tinggi dan lembaga swadaya masyarakat telah membantu dalam penanganan psikosial warga kami yang terdampak,β kata Herybertus.
Namun, saat ini layanan psikososial masih terbatas di kalangan anak-anak sekolah. Padahal, warga yang berusia dewasa juga menjadi kelompok rentan terdampak secara psikologi akibat gempa bumi yang menghancurkan perekonomian mereka.
βSituasi yang lebih rentan lagi dialami oleh kalangan lanjut usia karena mereka sudah tidak bisa lagi produktif dalam bekerja,β kata Herybertus.