Ia khawatir angka bunuh diri akibat keputusasaan terhadap kepastian masa depan mereka malah ada pada kalangan lanjut usia. βHal ini tentu saja butuh penanganan khusus oleh orang yang professional,β kata Bupati.
Herybertus berharap berbagai pihak, termasuk pemerintah, perguruan tinggi, dan LSM untuk membantu Pemkab Manggarai dalam menangani psikosial seluruh kalangan warganya yang terdampak, dari kalangan anak-anak hingga lanjut usia.
Berdasarkan data dari Pemkab Manggarai hingga lebih dari dua bulan pascagempa pertengahan Agustus 2026, sebanyak 1.301 warga masih mengungsi di 17 posko dan 7.091 warga mengungsi mandiri dengan mendirikan tenda sendiri di dekat rumah mereka.
Dari jumlah tersebut, Pemkab mendata sebanyak 1.054 jiwa termasuk ke dalam kelompok rentan.
βDi antaranya 335 anak-anak, 265 warga lansia, 267 balita, dan 55 warga dengan disabilitas,β kata Bupati Herybertus Nabit.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Plan Indonesia salah satu LSM yang bergerak dalam penanganan hak anak-anak, Dini Widiastuti mengatakan pihaknya berusaha membantu persoalan kurangnya tenaga dalam pemulihan psikososial dengan memberikan pelatihan kepada relawan-relawan lokal.