"Perkembangan ini menunjukkan semakin kuatnya arah keberlanjutan di pasar modal, sekaligus pentingnya mekanisme yang membantu investor mengidentifikasi dan menilai komitmen perusahaan secara objektif," jelas Jeffrey.

Jeffrey mengajak seluruh pihak untuk menyepakati tiga hal terkait saham hijau. Pertama, transparansi harus menjadi kunci dalam membangun kepercayaan di pasar. Kedua, dia menegaskan Green Equity Designation bukanlah tujuan akhir, melainkan langkah awal yang dapat mendorong perusahaan memperluas partisipasi dalam penerapan prinsip ekonomi hijau Ketiga, dia mengajak perusahaan tercatat untuk menciptakan nilai tambah dari prinsip keberlanjutan.

"Dengan memperkuat daya saing, memperluas basis investor, dan tentunya membuka peluang pendanaan jangka panjang," pungkas Jeffrey.