NADIKABAR.COM — Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus mendorong produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) daerah menembus pasar global. Salah satunya koral hidup asal Banyuwangi yang kini diekspor ke Amerika Serikat.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, pemerintah memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM mulai dari standardisasi produk, pelatihan hingga pemasaran. Pendampingan itu diharapkan dapat meningkatkan volume ekspor produk UMKM dari berbagai daerah.

"Kami terus mempromosikan produk-produk kita dan memberikan pendampingan, baik dari sisi pemasaran maupun pelatihan," ujar Budi Santoso saat melepas ekspor koral hidup di Banyuwangi, Jumat (28/8/2026).

Salah satu pelaku usaha yang telah menembus pasar Amerika Serikat yakni PT Srikandi di Kalipuro, Banyuwangi. Perusahaan tersebut mampu mengirim koral hidup dengan nilai sekitar US$ 2.500 per pengiriman dengan rata-rata volume mencapai 60 ribu unit per bulan.

Untuk memperluas akses pasar, Kemendag mengoptimalkan 46 kantor perwakilan perdagangan di 33 negara yang terdiri atas Atase Perdagangan (Atdag) dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC). Perwakilan tersebut berperan mendampingi UMKM sekaligus mencarikan pembeli di negara tujuan ekspor.

Khusus Amerika Serikat, Indonesia memiliki tiga perwakilan perdagangan, yakni Atdag di Washington DC serta ITPC di Los Angeles dan Chicago. Salah satu program yang diandalkan ialah business matching secara daring.