Capaian tersebut juga lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan ekonomi negara-negara G20 yang sebesar 2,0%. Sementara itu, inflasi domestik tetap terkendali di level 3,28% YoY pada September 2026, masih berada dalam kisaran sasaran yang ditetapkan pemerintah dan Bank Indonesia.
"BNI senantiasa menjaga keseimbangan antara kepentingan pemegang saham dan kebutuhan pengembangan bisnis perseroan. Dengan fundamental perseroan yang tetap kuat serta didukung kondisi makroekonomi yang kondusif, kami optimistis dapat terus menjaga pertumbuhan bisnis dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pemegang saham serta seluruh pemangku kepentingan, dengan semangat Melayani Sepenuh Hati," kata Okki.
Sejalan dengan arah transformasi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia, Okki mengatakan BNI terus memperkuat tata kelola, disiplin bisnis, dan orientasi jangka panjang dalam menjalankan setiap langkah strategis perseroan.
"BNI akan terus mencermati perkembangan pasar dengan tetap menjaga pertumbuhan yang sehat, kecukupan modal, serta kepentingan pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan," pungkasnya.