NADIKABAR.COM — BYD telah mengajukan permohonan paten untuk desain kabinet baterai yang memisahkan komponen kelistrikan dari kompartemen bawah, tempat modul sel direndam dalam cairan dielektrik.
Permohonan yang dipublikasikan oleh China National Intellectual Property Administration (CNIPA) pada 5 Oktober 2026 tersebut mencakup kabinet baterai dan peralatan penyimpanan energi menurut siaran CarNewsChina pada Selasa.
Dokumen permohonan pengajuan paten yang diajukan pada Maret 2025 mendeskripsikan wadah dengan dua ruang dalam kabinet baterai, di mana media pendingin mengelilingi modul sel baterai sementara peralatan kelistrikan tetap berada di luar area yang berisi cairan.
Sederhananya, kalau sistem lama mendinginkan baterai dari luar, desain baru BYD merendam modul baterai langsung dalam cairan.
Karena peralatan listrik tidak boleh ikut terendam, desain BYD memisahkannya dan mengatur jalur kabel dari bagian atas.
Sistem baterai modern banyak yang menggunakan pendinginan cairan secara tidak langsung.
Cairan pendingin bersirkulasi melalui pelat pendingin aluminium yang ditempatkan menempel pada modul baterai, sehingga panas harus merambat melalui selubung sel dan material perantara sebelum mencapai cairan pendingin.
Pendinginan imersi mengubah konfigurasi tersebut. Alih-alih mengalirkan cairan pendingin ke pelat pendingin terpisah, modul baterai ditempatkan langsung di dalam cairan dielektrik yang tidak dapat menghantarkan listrik.
Dengan demikian, panas dapat berpindah dari permukaan modul yang bersentuhan langsung dengan cairan ke cairan di sekelilingnya.
Konfigurasi tersebut memperpendek jalur perpindahan panas antara baterai dan media pendingin, tetapi menghadirkan tantangan baru terkait wadah pelindungnya.
Cairan harus ditampung di dalam wadah, sementara komponen kelistrikan dan titik sambungan yang tidak dirancang untuk beroperasi di dalam cairan harus tetap terisolasi darinya.
Batas antara kedua area itulah yang menjadi fokus dalam desain kabinet baterai BYD.
Desain BYD membagi kabinet menjadi dua ruang terpisah, yakni kompartemen kering di bagian atas yang berisi komponen peralatan listrik dan kompartemen cairan di bagian bawah yang berisi modul sel yang terendam dalam cairan dielektrik.
Sambungan antara kedua ruang tersebut diarahkan melalui bagian atas kompartemen cairan.
Alih-alih melewatkan kabel daya dan sinyal melalui dasar atau dinding samping ruang basah, desain BYD mengarahkannya ke atas sebelum masuk ke kompartemen kering.
Peralatan listrik tetap berada di luar volume cairan sembari mempertahankan sambungan ke modul baterai yang terendam.
Desain itu tidak hanya mengandalkan sifat pendinginan dielektrik cairan untuk memisahkan lingkungan termal dan kelistrikan baterai, tetapi juga memanfaatkan tata letak fisik kabinet untuk menjaga titik-titik sambungan listrik tetap berada di atas volume utama cairan.
Pengajuan permohonan paten BYD hanya mencakup kabinet baterai dan peralatan penyimpanan energi, tidak menyebutkan penerapannya pada kendaraan penumpang.
Permohonan paten bukan bukti bahwa arsitektur tersebut telah masuk tahap produksi. BYD juga belum mengumumkan rencana produksi komersial untuk desain tersebut.