Komoditas yang dibahas untuk program tersebut antara lain cabai, singkong, kopi, dan peternakan ayam. Pemerintah akan menentukan pilihan berdasarkan lokasi dan potensi usaha yang dapat dikembangkan di wilayah sasaran.

"Selain lokasinya yang miskin, kita juga komoditasnya, serta model-model pemberdayaan yang cepat. Misalnya peternakan, penanaman komoditas misalnya kopi, cabai, singkong, peternakan ayam," tutur dia.

Cak Imin menyebut terdapat 88 kabupaten/kota prioritas penanganan kemiskinan di seluruh Indonesia. Pemerintah akan memilah wilayah yang paling membutuhkan penanganan untuk dijadikan proyek percontohan atau piloting, dengan mempertimbangkan anggaran yang tersedia.

Menko PM mengatakan program pemberdayaan akan mencakup proses dari hulu hingga hilir, mulai dari penyiapan lahan, penanaman atau peternakan, pengolahan produk, pengemasan, hingga pemasaran.

Untuk jangka pendek, pemerintah akan mendorong usaha yang dapat segera dikembangkan, seperti peternakan. Sementara itu, penyiapan lahan menjadi salah satu fokus jangka menengah.