NADIKABAR.COM — Aplikasi di ponsel kini menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, mulai dari komunikasi, perbankan, belanja hingga hiburan. Namun, kemudahan mengunduh aplikasi juga dapat menjadi celah bagi malware jika pengguna tidak memperhatikan sumber aplikasi dan izin yang diminta.

Malware merupakan perangkat lunak berbahaya yang dapat digunakan untuk mencuri data, mengganggu perangkat hingga membuka akses bagi pihak yang tidak bertanggung jawab. Karena itu, kehati-hatian perlu dilakukan sejak sebelum aplikasi dipasang.

Lantas, bagaimana cara aman menginstal aplikasi agar ponsel tetap terlindungi? Ini penjelasannya.

Langkah paling sederhana adalah mengunduh aplikasi melalui toko resmi seperti Google Play Store untuk Android dan App Store untuk perangkat Apple.

Google Play Protect secara otomatis memeriksa aplikasi dari Google Play sebelum diunduh dan juga dapat memindai aplikasi yang berasal dari sumber lain. Jika menemukan aplikasi yang berpotensi berbahaya, sistem dapat memberikan peringatan, menonaktifkan hingga menghapus aplikasi tersebut.

Pada perangkat Apple, App Store juga menerapkan pemeriksaan otomatis dan peninjauan oleh manusia terhadap aplikasi. Apple juga memiliki mekanisme untuk mendeteksi aplikasi pihak ketiga yang diketahui mengandung malware.

2. Jangan sembarangan menginstal APK dari internet

Pengguna Android terkadang mengunduh file APK langsung dari situs web, grup percakapan atau tautan yang dibagikan melalui media sosial. Cara tersebut dikenal sebagai sideloading dan memiliki risiko keamanan yang lebih besar dibandingkan mengunduh dari toko aplikasi resmi.

Google mencatat bahwa sepanjang 2025, Play Protect memblokir 266 juta upaya pemasangan aplikasi berisiko dan membantu melindungi pengguna dari 872.000 aplikasi berisiko tinggi.

Mulai September 2026, perangkat Android resmi di Indonesia juga mulai menerapkan verifikasi pengembang untuk aplikasi yang diunduh dari sejumlah app store yang berpartisipasi. Langkah tersebut dirancang untuk membantu memastikan aplikasi berasal dari pengembang yang identitasnya telah diverifikasi.