3. Periksa nama pengembang sebelum mengunduh

Jangan hanya melihat nama dan logo aplikasi. Periksa juga siapa pengembangnya, jumlah unduhan, ulasan pengguna, tanggal pembaruan serta informasi aplikasi.

Aplikasi berbahaya terkadang dibuat menyerupai aplikasi populer, termasuk menggunakan nama, logo atau tampilan yang hampir sama. Karena itu, pastikan aplikasi yang dipilih benar-benar berasal dari pengembang yang sesuai.

Informasi pengembang dan detail aplikasi juga dapat membantu pengguna mengetahui apakah aplikasi tersebut memang memiliki fungsi yang masuk akal dengan izin yang dimintanya.

4. Perhatikan izin yang diminta aplikasi

Setelah aplikasi dipasang, jangan langsung memberikan seluruh izin yang diminta. Periksa apakah akses kamera, mikrofon, kontak, lokasi, SMS atau penyimpanan memang diperlukan untuk menjalankan fungsi aplikasi.

Misalnya, aplikasi kalkulator sederhana yang meminta akses kontak atau mikrofon patut dipertanyakan. Jika sebuah izin tidak berkaitan dengan fungsi utama aplikasi, pengguna dapat menolaknya atau mencabut izin tersebut melalui pengaturan perangkat.

Prinsip yang disarankan dalam keamanan perangkat adalah memberikan akses seminimal mungkin sesuai kebutuhan aplikasi.

5. Jangan mengabaikan peringatan keamanan