NADIKABAR.COM — Mengetahui masuk desil berapa di Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) adalah 'kewajiban' bagi masyarakat Indonesia. Dengan demikian, kita bisa mengetahui apakah memenuhi syarat untuk menerima bantuan sosial (bansos) tertentu atau tidak.

Sebab, masuk desil tertentu di DTSEN tidak otomatis membuat seseorang ditetapkan sebagai penerima. Hal ini dijelaskan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti.

"Daftar bantuan ataupun beneficiary registry atau daftar bantuan penerima program itu ditentukan oleh masing-masing menteri terkait sesuai dengan kebijakannya masing-masing," ungkap Amalia dalam keterangannya, Rabu (9/9/2026)

Desil DTSEN warga Indonesia didata BPS dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Itu artinya, untuk melihat desil, hanya dibutuhkan NIK dan koneksi internet saja. Berikut tata caranya sebagai panduan!

Ada 3 cara untuk melihat NIK masuk desil berapa di DTSEN. Begini langkah-langkahnya sebagai panduan.

Dikutip dari Siaran Pers BPS Nomor: 32/02500/HM.240/2026, desil adalah pengelompokan keluarga berdasarkan posisi relatif tingkat kesejahteraan. Total, ada 10 desil di DTSEN.

Pemeringkatan desil ditentukan berdasarkan sederet faktor. Di antaranya adalah penghasilan, daya listrik, kepemilikan aset, pendidikan anggota keluarga, kondisi rumah, dan sumber air minum.

Desil DTSEN diperbarui BPS secara berkala. Dengan demikian, masyarakat yang merasa desilnya tidak sesuai dapat mengajukan pembaruan lewat Aplikasi Cek Bansos maupun datang langsung ke kantor kelurahan, kecamatan, atau dinas sosial setempat.

Lalu, apa arti desil 5? Bagaimana dengan desil 6-10? Berikut pembahasan ringkasnya:

Masyarakat yang masuk desil 1-4 DTSEN diprioritaskan untuk menerima bansos. Di antaranya adalah Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako alias Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Beras 30 kg, dan Program Indonesia Pintar (PIP).

Dikutip dari laman resmi Desa Adiarsa, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah, desil 1-4 DTSEN bisa dimaknai sebagai:

Desil 5 DTSEN adalah kelompok menengah bawah. Keluarga yang masuk desil 5 DTSEN disebut memiliki penghasilan cukup stabil, tetapi belum benar-benar aman secara ekonomi.

Berbicara soal bansos yang bisa didapat, laman Cek Bansos Kemensos menyebut desil 5 masih dapat diusulkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI)-Jaminan Kesehatan (JK).

Desil 5 juga termasuk kelompok masyarakat yang direncanakan bakal menerima bansos berbasis digital. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut Binsar Pandjaitan.

"Saya kira desil 1 sampai 5, desil 1 sampai 5," ujar Luhut saat konferensi pers di Kantor Dewan Ekonomi Nasional, Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Masyarakat yang masuk desil 6-10 DTSEN dianggap sebagai kalangan menengah ke atas hingga kaya. Desil 6-10 DTSEN bukan prioritas penerima bansos.

Semakin tinggi desil, semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan ekonomi yang tercatat dalam DTSEN. Meski demikian, status desil bukan satu-satunya pertimbangan dalam penentuan penerima program bantuan pemerintah.

Demikian pembahasan ringkas mengenai cara lihat NIK masuk desil berapa di DTSEN dan penjelasannya. Semoga bermanfaat!