Langkah ketiga dilakukan dengan mengarahkan uang ke sumber cahaya, seperti lampu atau sinar matahari. Cara ini bertujuan untuk melihat unsur pengaman yang tidak terlihat jelas ketika uang hanya diperiksa dari permukaannya.
Ada dua bagian penting yang perlu diperhatikan:
Tanda air merupakan gambar pahlawan yang terlihat ketika uang diterawang ke arah cahaya. Pada uang asli, gambar tersebut tampak menyatu dengan bahan uang, bukan sekadar gambar yang dicetak di permukaan.
Kedua, gambar saling isi atau rectoverso
Rectoverso merupakan bagian gambar yang dicetak pada sisi depan dan belakang uang. Ketika diterawang, kedua bagian tersebut akan membentuk gambar yang utuh dan saling melengkapi.
Jika gambar tidak sejajar, bentuknya tidak sesuai, atau terlihat seperti cetakan biasa, masyarakat perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Cara mengenali uang rupiah Emisi 2022
Uang Rupiah kertas Tahun Emisi 2022 memiliki sejumlah unsur pengaman yang dapat diperiksa menggunakan metode 3D. Uang tersebut terdiri atas tujuh pecahan, yaitu Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000, dan Rp100.000.
Setiap pecahan memiliki desain dan karakteristik pengaman yang disesuaikan. Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak hanya menghafalkan warna uang, tetapi juga mengenali unsur pengaman pada masing-masing nominal.
Beberapa ciri yang dapat diperhatikan meliputi:
1. Warna dan gambar utama yang tercetak jelas.2. Benang pengaman yang tertanam pada uang.3. Cetakan timbul pada bagian tertentu.4. Tanda air berupa gambar pahlawan.5. Gambar rectoverso yang terlihat utuh ketika diterawang.6. Unsur pengaman tambahan yang dapat diamati menggunakan alat bantu tertentu.
Masyarakat dapat mempelajari ciri setiap pecahan melalui panduan resmi uang Rupiah Tahun Emisi 2022 agar tidak keliru saat memeriksa uang yang diterima.
Apa yang harus dilakukan jika menerima uang yang diduga palsu?
Apabila menerima uang yang diragukan keasliannya, masyarakat sebaiknya tidak langsung menuduh pihak yang memberikan uang tersebut. Bisa saja orang yang bersangkutan juga tidak mengetahui bahwa uang yang dimilikinya bermasalah.
Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan:
1. Jangan mengedarkan kembali uang tersebut