NADIKABAR.COM — Beberapa hari terakhir, dunia maya dipenuhi unggahan tentang desil yang terdapat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Usai melakukan pengecekan, banyak orang terkejut mengetahui dirinya berada di desil 6-10.
Dirujuk dari laman resmi Desa Sawan, desil adalah pembagian kelompok masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan. Total, ada 10 desil. Semakin besar angka desil, semakin dianggap sejahtera pulalah seseorang.
Desil bukan sebatas pengelompokan tak bermakna. Bagi Kementerian Sosial, desil yang diperbarui berkala oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi acuan penyaluran bantuan sosial (bansos). Tentunya, hanya desil tertentu saja yang berhak menerima bantuan tersebut.
Desil 6-10 dianggap sebagai kalangan menengah ke atas. Karenanya, masyarakat yang masuk kategori desil ini tidak diprioritaskan sebagai penerima bansos. Namun, desil masih bisa diubah dengan mengajukan permohonan.
Caranya? Simak pembahasan lengkapnya di bawah ini.
Sebelum membahas tata cara menurunkannya, pembaca perlu tahu dahulu apa efek masuk desil 6-10 DTSEN. Jadi, apa bedanya dengan masuk desil 1-5?
Ditinjau dari kacamata penyaluran bansos, desil 6-10 bukanlah prioritas penerima. Dirujuk dari laman resmi Kementerian Sosial, hanya masyarakat desil 1-4 sajalah yang bisa diusulkan sebagai penerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) alias Program Sembako.
Sementara itu, desil 5 masih bisa diusulkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI)-Jaminan Kesehatan (JK). Pun berkaca dari penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) 2025, penerimanya diambilkan dari desil 1-4 saja.
Di samping itu, berada di desil 6-10, atau lebih tepatnya 9 dan 10, berpotensi terdampak wacana pembatasan pembelian Pertalite. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Bahlil menjelaskan, pembatasan ini dilakukan agar Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi lebih tepat sasaran. Rencana pembatasan pembelian Pertalite untuk desil 9 dan 10 sendiri masih di tahap kajian.
"Tapi gini loh, masih, kita kan kalau desil 9,10 itu kan seperti saya, seperti Pak Ketua Asosiasi. Masa kita mau pakai subsidi? Ya sudahlah, yang kaya-kaya, yang sudah mampu itu jangan ngambil hak rakyat lah, kira-kira begitu. Subsidi itu ya untuk saudara-saudara kita yang berhak menerimanya," tutur Bahlil dalam acara International Geothermal Convention & Exhibition di Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Ada beberapa metode untuk mengetahui masuk desil berapa di DTSEN. Data yang diperlukan hanyalah Nomor Induk Kependudukan (NIK) saja.
pembaca bisa melakukan pengecekan via telepon genggam atau laptop. Yang terpenting, ada koneksi internet. Begini langkah-langkahnya sebagai panduan.
Ada 2 cara mengajukan penurunan desil DTSEN. Rincian langkah-langkahnya sebagai berikut.
Menurut keterangan dari laman resmi Desa Rensing Bat, cara pertama adalah mengajukan penurunan melalui operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS)-Next Generation (NG). Begini caranya:
Permohonan pengubahan desil juga bisa dilakukan lewat Aplikasi Cek Bansos. Langkah-langkahnya:
Demikian penjelasan lengkap mengenai cara menurunkan desil 6-10 DTSEN. Semoga bermanfaat, ya, pembaca!