NADIKABAR.COM — Program yang telah dilakukan sejak 2018 ini merupakan wadah kolaborasi tim redaksi TAPG dan masyarakat desa untuk menjawab dua tantangan, yaitu memperkuat fondasi ekonomi lokal dan menjaga lingkungan dari karhutla di sekitar wilayah operasional perusahaan.

"Kita juga concern terhadap isu-isu lingkungan, terutama pencegahan karthutla, kebakaran hutan dan lahan. Dan tentunya itu kita elaborasi juga dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program Desa Makmur Peduli Api (DMPA)," ujar CEO Region Kaltim II PT Triputra Agro Persada Tbk, Joko Minto Cahyono, dalam acara Anugerah Ekonomi Hijau 2026 di Menara Bank Mega, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Dari sisi pemberdayaan ekonomi masyarakat, DMPA menjadi pintu bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi desa melalui sosialisasi dan kajian potensi desa secara partisipatif, pembentukan BUMDes sebagai mitra penggerak ekonomi lokal, serta penyediaan modal usaha, pembinaan, dan pendampingan unit usaha yang telah berjalan.