NADIKABAR.COM — PT CCEPC Environment Protection and Energy Comprehensive Utilization Indonesia (CCEPC Indonesia) mendorong pengembangan teknologi pengolahan sampah menjadi energi (waste to energy/WTE) serta mengajak talenta muda mendukung transisi energi dan pengembangan industri berkelanjutan.

Engineering Consultant CCEPC Indonesia Daffa Khairi mengatakan pihaknya mendorong proses lokalisasi secara bertahap, baik dari sisi penerapan teknologi maupun pengembangan sumber daya manusia.

"Harapannya, pengalaman yang sudah kami terapkan secara global dapat dikembangkan bersama dengan entitas di Indonesia. Proses ini juga menjadi bagian dari upaya kami untuk meningkatkan kemampuan talenta lokal dan melakukan lokalisasi terhadap teknologi yang kami bawa," kata Daffa dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan hal itu saat menjadi salah satu pembicara dalam diskusi Energy Week 2026 sebagai agenda tahunan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Pada diskusi tersebut, kata Daffa, pihaknya membahas penerapan teknologi pembangkit dan waste to energy dalam mendukung pengembangan energi berkelanjutan, termasuk aspek keandalan, keterjangkauan, dampak lingkungan, dan kesiapan teknologi untuk diterapkan sesuai kebutuhan di lapangan.

Menurut dia, CCEPC memiliki lima bidang utama yang meliputi Clean Energy Utilization, Solid Waste Treatment, Flue Gas Treatment, Wastewater Treatment, dan Environmental Restoration.

Daffa mengatakan keberadaan CCEPC Indonesia juga diarahkan untuk mendorong proses lokalisasi secara bertahap, baik dari sisi penerapan teknologi maupun pengembangan sumber daya manusia.