"Indonesia tengah memasuki fase penting dalam transformasi teknologi dan industri, di tengah persaingan global untuk menarik modal dan teknologi yang kian ketat. Bagi Danantara Indonesia, investasi harus mendorong bukan hanya kemajuan teknologi, tetapi juga adopsi dan industrialisasi inovasi dalam skala besar," kata Chief Technology Officer Danantara Indonesia sekaligus Ketua DTIIF 2026 Sigit Puji Santosa dalam keterangan tertulis, Senin (19/10/2026).
"Dengan mengubah terobosan menjadi kapasitas nyata, kita dapat meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing, menciptakan lapangan kerja berkualitas, dan membuka sumber-sumber nilai baru. DTIIF akan menghubungkan keahlian ilmiah dan teknologi dengan modal jangka panjang serta eksekusi, sehingga teknologi mutakhir dapat menjadi kekuatan industri yang berkelanjutan dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," sambungnya.
Peserta DTIIF 2026 juga akan diajak mendapatkan akses langsung ke sejumlah proyek prioritas dan bertemu dengan para pengambil keputusan di ekosistem Danantara.