"Perjalanan kali ini memang tidak mudah, tetapi semangat untuk membantu masyarakat tidak boleh surut," kata Agus.
Dalam segala keterbatasan disertai alam yang belum berhenti mengguncang tanah NTT, Agus dan relawan kesehatan lainnya berpacu dengan waktu memulihkan luka fisik dan psikis pars penyintas bencana. Trauma tak bisa pulih begitu saja.
"Kendala kita di sini itu jalannya rusak, terus krisis air bersih. Sementara gempa belum berhenti, makanya warga di sini kebanyakan sangat trauma berdampak ke kondisi kesehatan mereka," kata Agus.
"Rata-rata mereka mengeluhkan hipertensi karena psikis yang terganggu. Makanya di sini, kami selain melakukan penanganan medis juga ikut membantu trauma healing," ujar Agus.