NADIKABAR.COM — KRL Rangkasbitung arah Tanah Abang atau green line sempat mengalami gangguan persinyalan di Stasiun Tigaraksa pagi tadi. Gangguan itu memicu penumpukan penumpang di stasiun dan dalam kereta.

Salah satu penumpang KRL, Adel, mengatakan dirinya terlambat kuliah gara-gara gangguan sinyal tadi pagi. Adel mengatakan dirinya berangkat dari Stasiun Sudimara menuju Stasiun Tanah Abang.

"Pokoknya tadi aku datang jam setengah 7 di stasiun, tapi sudah penuh. Nah, terus udah jam 06.44 belum datang juga keretanya. Akhirnya nunggu kan, ternyata dikasih tahu kalau misalnya ada masalah di Tigaraksa. Ya sudah, akhirnya kita nunggu, tapi posisinya aku tuh kelas jam 8. Jadi udah aku chat dosen dulu kan, karena pasti telat," ujar Adel di Stasiun Tanah Abang.

Adel mengatakan dirinya sampai melewatkan tiga kereta karena sudah sangat penuh. Dia baru bisa naik kereta keempat yang tiba di Sudimara setelah gangguan sinyal mulai berakhir.

"Terus sudah satu kereta datang, kita benar-benar nggak bisa masuk satu orang pun gitu. Nah, sampai tiga kereta lewat, aku nggak bisa masuk juga. Iya penuh, dari Stasiun Sudimara sudah penuh. Terus pas kereta keempat baru aku bisa masuk, aku maksa masuk kan," ujarnya.

Adel mengaku dirinya sampai menangis karena sesak di dalam kereta. Dia menyebut botol air minum atau tumbler yang dibawanya sampai jatuh ke kolong kereta.

"Maksa, terus tumbler aku, tumblernya tuh gede, tapi masuk ke kolong kereta, jatuh di ini bagian peron. Terus ya sudah, akhirnya aku cuma megang tutup tumblernya aja membawa-bawa, tapi benar-benar udah nggak bisa napas, aku sampai menangis, beneran menangis di kereta," katanya.

Penumpang lainnya, Ana, mengatakan dirinya juga merasakan dampak gangguan KRL green line pagi tadi. Dia menyebut kereta sangat penuh padahal dirinya hanya ingin berangkat dari Stasiun Palmerah ke Stasiun Tanah Abang.

"Iya, tadi tuh pagi entah kenapa sempat tersendat gitu kan. Dan padat banget penumpang gitu. Biasanya kalau saya arah ke Tanah Abang nggak begitu padat banget, ini sampai padat penuh gitu pas mau masuk mau naik, sangat penuh sekali. Ternyata memang ada masalah di daerah mungkin Parung atau Serpong gitu, saya kurang jelas tadi informasinya, seperti itu," ungkap Ana.

Ana berharap informasi mengenai keterlambatan bisa disampaikan lebih cepat. Dia mengatakan hal itu penting agar penumpang bisa beralih moda transportasi lain.

"Semoga informasinya lebih cepat gitu ya, jadi kita bisa persiapan untuk angkutan umum lainnya," ujarnya.

Sebelumnya, KAI Commuter melalui akun X resminya pada pukul 06.32 WIB menginformasikan adanya keterlambatan perjalanan gara-gara gangguan perangkat persinyalan di Stasiun Tigaraksa.