Ia menuturkan, anak pertamanya memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik, dengan skor TOEFL hampir 600. Anak tersebut juga pernah bekerja di perusahaan asing secara online (remote worker), dengan dengan perusahaan yang berpusat di Jerman dan Dubai.

Namun, setelah kontraknya berakhir, anaknya kembali harus mencari pekerjaan. Desi mengatakan anaknya kini ingin bekerja di Jakarta agar bisa bersosialisasi dan membangun karier di perusahaan yang beroperasi di Indonesia.

Menurut Desi, pengalaman dan keterampilan yang dimiliki anaknya belum membuat proses mencari pekerjaan menjadi mudah. Ia juga menyebut anak bungsunya masih berusaha mendapatkan pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikan sarjana.

Karena itu, Desi berinisiatif mendatangi job fair tersebut untuk melihat peluang yang ada sekaligus mencari informasi lowongan yang mungkin sesuai bagi kedua anaknya.