NADIKABAR.COM — Seorang ojek online (ojol) disabilitas bernama Iqbal Murqori (32) heran lantaran masuk ke dalam kategori desil 6-10 dalam data Badan Pusat Statistik (BPS) terkait kemampuan ekonomi. Iqbal juga baru mengetahui bahwa dirinya masuk ke dalam desil kategori orang kaya itu.
Awalnya Iqbal bercerita tentang dirinya yang kehilangan kaki kanan sejak tahun 2015. Warga Kelurahan Kotamatsum II, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, kehilangan kaki kanannya akibat kecelakaan.
"Pertama kecelakaan ini tahun 2015 bulan 4, tanggal 18. Saya kecelakaannya di Sumatera Barat. Tidak tahulah namanya di jalan, ya, kan. Ya, otomatisnya bawa ke rumah sakit kaki ini dipasang pen. Sementara kan, kaki ini sudah tidak bisa lagi dipasang pen sebenarnya. Karena tulangnya kosong gitu. Ya dibiar-biarin aja lah pen itu di dalam. Ujung-ujungnya infeksi," cerita Iqbal saat diwawancarai di kediamannya di Medan Area, Senin (31/8/2026).
Karena infeksi, kaki kanan Iqbal harus diamputasi. Ia memutuskan pergi ke Medan untuk operasi.
"Saya pikir kan sudah enggak apa-apa ini. Luka-luka ringan saya bilang kan, rupanya makin besar. Dibuka pen itu rupanya sudah berkarat, sudah kuning. Kaki ini mau dipasang pen lagi, saya tidak mau, minta dipotong aja, saya bilang. Tidak maulah dokter di Padang. Bawa lah ke Medan. Akhirnya di Medan inilah dipotong," kata Iqbal.
Sebelum beralih profesi sebagai kurir online, Iqbal sempat berjualan kerupuk di Padang. Saat itu, kata dia, beberapa petugas Dinas Sosial (Dinsos) sempat menghampiri kediamannya di Padang dan memberikan bantuan berupa bahan pokok dan tempat tidur.
"Sempat diberikan bantuan sosial (bansos) karena saya waktu itu jualan kerupuk di lampu merah. Mungkin ada tiga kali petugas datang memberi bantuan," ungkapnya.
Pada tahun 2024 usai amputasi, Iqbal memutuskan untuk tinggal di Medan bersama adiknya. Ia kemudian berinisiatif untuk mencari nafkah sebagai kurir online di berbagai aplikasi.