NADIKABAR.COM — Penerbangan Citilink QG1100 dengan armada berjenis ATR 72-600 rute Jakarta-Yogyakarta gagal berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, karena masalah pada roda pendaratan. Rupanya, Kepala Badan Karantina (Barantin) Abdul Kadir Karding menjadi salah satu penumpang pesawat tersebut.

Karding menyebut di dalam pesawat juga ada Ketua Wantimpres Pratikno. Menurut Karding, dirinya yang bertugas sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) hendak membuka gelaran baseball di Prambanan.

"Kami berangkat dari Halim pukul 06.55 pagi. Memang, di awal waktu ketika pesawat ATR Citilink yang kami tumpangi mencoba untuk take-off, pertama gagal take-off, itu yang pertama. Jadi, yang pertama itu terjadi gagal take-off, lalu mutar bandara, sekali, mutar lintasan ya, kemudian take-off," kata Karding saat dihubungi, Sabtu (17/10/2026).

Baru 15 menit pesawat di udara, pramugari memberitahukan adanya kendala. Karding sempat diminta mempelajari untuk membuka pintu darurat.

"Pamugarinya menyampaikan kepada saya karena kebetulan saya duduk paling belakang, agar berkenan dan bersiap untuk mempelajari apa namanya cara membuka pintu darurat. Waktu itu saya bilang, 'Sudah kasih ADC saya saja yang polisi dan sebagainya'. Jadi setelah mutar-mutar di sana disampaikan bahwa kemungkinan ada dugaan bannya mengalami masalah," jelasnya.