Karding menyebut, saat itu pesawat berputar-putar di langit kurang lebih satu jam lamanya. Akhirnya, pesawat berhasil kembali ke Bandara Halim Perdanakusuma dengan selamat.

"Memang ada masalah di terutama di ban ya, terutama di ban. Karena waktu kami turun itu, ada petugas untuk menyiram ban atau mendinginkan ban itu, semprotan itu dan banyak petugas di sekitar pesawat dan kita mendaratnya bukan di dekat Halim, pintu bandara Halim, tetapi mendaratnya di lapangan agak jauh dari ruang tunggu atau ruangan kedatangan," ucapnya.

Karding bersyukur selamat dari peristiwa tersebut. Dia juga berterima kasih kepada pihak maskapai yang sudah melakukan pendaratan sampai semua penumpang selamat.

Pihak maskapai sudah angkat bicara terkait penerbangan Citilink QG1100 dengan armada berjenis ATR 72-600 rute Jakarta-Yogyakarta yang gagal berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma pagi tadi. Pesawat itu gagal berangkat lantaran masalah pada roda pendaratan.