NADIKABAR.COM — Salah satu orang terkaya di Indonesia, Dato Sri Tahir menceritakan kebiasaannya keliling beberapa wilayah Indonesia untuk memberikan bantuan kepada orang yang membutuhkan. Kekayaan yang dimiliki tidak lantas membuatnya lupa untuk berbagi.

Tahir mengatakan masih banyak orang Indonesia yang menderita. Dengan kekayaan yang dimiliki, ia telah berkeliling ke beberapa wilayah untuk berbagi memberikan bantuan langsung tunai salah satunya ke korban terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Saya berpikir bahwa saya hidup di Jakarta super baik, kami bangun semua tersedia dan naik dengan mobil ke kantor semua baik. Tapi ada kejadian-kejadian mengingatkan saya bahwa tidak terlalu jauh dari rumah saya, masih banyak orang Indonesia, saudara-saudara saya yang menderita," kata Tahir saat menyerahkan bantuan langsung tunai ke korban gempa Flores di Kantor Bupati Manggarai Barat, NTT, Selasa (27/10/2026).

"Maka itu saya keliling mulai dari Aceh, sampai ke Sinabung, saya keliling ke Padang, Jawa Tengah, NTT, Papua, terakhir saya ke Palu, hari ini saya ke sini," tambahnya.

Pendiri Mayapada Group itu tergerak hatinya untuk berbagi karena menilai ada hak orang lain juga dalam kekayaan yang dimiliki. Siapapun disebut berhak memiliki hidup nyaman.

"Kehadiran saya justru bapak/ibu yang menyelamatkan saya supaya saya menjadi orang yang tahu diri, supaya saya bisa mawas diri bahwa bukan hanya saya yang berhak menikmati kenikmatan, kemewahan, tetapi banyak orang Indonesia, saudara-saudara kita yang mereka juga berhak memiliki hidup yang nyaman," imbuhnya.

Tahir pun mengajak pengusaha nasional lainnya untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan. "Kita datang berarti memberikan kesaksian bahwa pengusaha juga bisa hadir di sini, tidak harus hadir di kantor yang mewah dan di Jakarta," ucap Tahir.

Sebagai informasi, Tahir & Family masuk dalam jajaran 10 orang terkaya Indonesia versi majalah Forbes. Kekayaannya mencapai US$ 9,8 miliar atau setara Rp 176,4 triliun (kurs Rp 18.000).