Film "Merah Sebelum Fajar" (Red Before Dawn) berlatar Indonesia tahun 1946, setahun setelah proklamasi kemerdekaan, masa transisi yang penuh ketidakpastian dan kekerasan yang masih merajalela. Setelah Jepang kalah dalam Perang Dunia II, Belanda kembali ke Indonesia membonceng pasukan Sekutu. Rakyat Indonesia yang sudah menyerukan kemerdekaannya tentu menolak kembalinya kekuasaan kolonial Belanda.
Dalam perjalanannya, mereka berhadapan dengan kecurigaan dari orang-orang yang seharusnya menjadi bagian dari perjuangan yang sama. Keberagaman etnis, agama, dan berbagai kelompok berbeda belum sepenuhnya bersatu untuk membentuk sebuah negara baru.
Pertumpahan darah tak terbendung, bahkan antarkelompok, meski mereka sama-sama berjuang melawan penjajah. Lewat situasi tersebut, "Merah Sebelum Fajar" menghadirkan gambaran kompleksitas perjuangan pada masa awal kemerdekaan Indonesia.
"Merah Sebelum Fajar" menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia di kompetisi utama Tokyo International Film Festival 2026 yang diikuti total 15 film dari berbagai negara. Pengumuman pemenang kompetisi akan berlangsung pada hari terakhir festival yang jatuh pada 4 November 2026.
Di Indonesia, "Merah Sebelum Fajar" akan tayang di bioskop mulai 21 Januari 2027.