NADIKABAR.COM — pemesanan iPhone Duo di beberapa situs distributor Indonesia, sejumlah pembeli sudah bisa mengambil unit perangkat flagship iPhone lipat generasi pertama ini pada pukul 10 pagi di hari Jumat (30/10).

Pre-order iPhone Duo di Digimap dibuka pada hari Jumat lalu (23/10), ketersediaan produk di batch pertama ini sangat terbatas. Tidak sampai 30 menit, seluruh unit sudah ludes terpesan. Sementara itu, Digimap mengatakan stok untuk pembelian reguler tidak langsung tersedia di toko, sehingga antrean tidak sepanjang waktu kehadiran iPhone 18 series sebelumnya.

Menurut pengamatan NadiKabar.com di Digimap Grand Indonesia pada hari Jumat (30/10), beberapa pembeli yang sudah memesan iPhone Duo via website sudah hadir sejak pukul 10.00 WIB untuk melakukan pengambilan ponsel lipat pertama Apple tersebut.

"Bahagia banget akhirnya bisa dapet setelah nge-war panjang di sini, di digimap," kata Bobi, pembeli pertama yang melakukan pengambilan unit iPhone Duo di Digimap Grand Indonesia.

Ia mengaku merupakan pengguna produk Apple sejak iPhone pertama dan sangat antusias terhadap inovasi terbaru ini, terutama setelah brand-brand lain sudah lebih dulu mengembangkan varian ponsel lipat.

"Saya dari dulu emang udah pakai iPhone, saya pakai iPhone itu dari iPhone 1 dulu. Makanya dari semuanya udah pakai ekosistemnya Apple," kata Bobi kepada NadiKabar.com setelah sesi konsultasi pembelian.

Bobi mengatakan sebenarnya ia menginginkan opsi penyimpanan yang lebih tinggi di 512GB atau 1TB, tetapi ketersediaan produk cepat sekali habis dan dirinya kehabisan stok. Unit yang dibawanya pulang adalah iPhone Duo 256GB Starry White.

"Waktu nge-war itu kebetulan kita satu keluarga besar ikut bantu, cuman akhirnya cuma dapat satu," ungkapnya.

Bobi mengaku terkesan dengan produk inovasi Apple terbaru ini. Menurutnya, iPhone Duo jauh melampaui ekspektasi yang ia bayangkan dan dirinya cukup puas dengan pembelian perangkat flagship tersebut.

"Ternyata lebih dari yang saya kira sih. Ekspektasi saya kan kalau di YouTube atau di luar sana katanya berat lah, katanya screen-nya kurang bagus, ternyata pas lihat aslinya, wah. Harus lihat sendiri deh, gak nyesel ikut PO iPhone lipat," ungkap Bobi.

Sementara itu, Hello Store yang sama-sama membuka pemesanan via website sejak pekan lalu (23/10), juga telah menerima pickup bagi pembeli yang telah melakukan pre-order hari ini. Namun, kuota yang tersedia sangat terbatas. Salah satu pengaja toko mengatakan hello store Grand Indonesia sendiri hanya menerima pemesanan 5 unit untuk masa pre-ordernya.

Sama seperti Bobi, pembeli yang melakukan pengambilan produk hari ini kebanyakan merupakan pengguna setia produk-produk Apple yang antusias dengan berbagai inovasi yang dibawanya.

"Saya dari BlackBerry dulu terus langsung pindah iPhone," kata Dian, salah satu pembeli yang melakukan pengambilan iPhone Duo di hari pertama tersedia ini.

Selain terbiasa dengan ekosistem Apple, Dian juga mengaku tertarik dengan teknologi ponsel lipat. Menurutnya, itu yang membedakan iPhone Duo dengan produk-produk lainnya. Jika iPhone biasa hanya menawarkan peningkatan spesifikasi, iPhone Duo menghadirkan perubahan fisik.

"Saya memang suka nyoba gitu kalau ada produk apa yang baru ngeluarin apa, nyobain. Bukan produknya sebenarnya, suka teknologinya. Kalau kayak gini ini (iPhone), ini kan sama-sama aja ya, kemarin 18 Pro juga saya enggak mau beli," tambahnya.

Ekosistem digital yang disediakan Apple di hampir semua lini gadget personal merupakan alasan terkuat yang membuat para penggunanya tertarik. Kemudahan dan nilai praktis yang ditawarkan memberi kenyamanan lebih bagi pengguna setianya.

"Ini mungkin bisa buat baca kali ya, enak kali ya layarnya lebar. Saya kan suka baca buku juga, jadi bisa baca buku (di iPhone Duo)," kata Dian.