"Kita sampai menangis-nangis di dalam warung. Takutnya menyambar dan menyeberang jalan, karena itu kan langsung di belakang warung ini," ungkapnya.

Upaya pemadaman yang dilakukan oleh tim gabungan di area tersebut sempat menahan pergerakan api agar tidak menyeberang ke barisan warung yang berada disebrang jalan. Kendati demikian, api tetap merembet ke area samping fasilitas Bromo Hill hingga sempat menyambar ke samping bangunan tersebut.

"Syukurlah bisa dipadamkan sebelum menyeberang jalan. Tapi malah merembet ke samping Bromo Hill, sempat tersambar juga sedikit," jelas Nurwati.

Akibat kepungan asap tebal dan jatuhnya abu sisa pembakaran yang makin pekat, petugas meminta seluruh pengunjung, karyawan, hingga Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk segera mengosongkan lokasi.

"Langsung disuruh balik semua. Karyawan dan PKL disuruh turun dan pulang, enggak boleh di sini. Jarak pandang tertutup asap, kita pakai masker semua. Abunya jatuh deras sekali kayak hujan," tambahnya.