Usai mengungsikan diri sekitar pukul 16.00 WIB, Nurwati menyerahkan penjagaan warung kepada suaminya. Dari laporan sang suami, area sekitar Pos Jemplang baru mulai berangsur padam pada malam hari.
Namun, percikan api akibat abu terbang sempat memicu kebakaran kecil di belakang bangunan musala sekitar pukul 20.00 WIB saat petugas tengah beristirahat.
Nurwati bersyukur kebakaran di kawasan Jemplang telah padam dan hanya menyisakan bara api. Ia berharap sisa karhutla bisa segera padam sepenuhnya dan aktivitas wisata di Gunung Bromo bisa kembali seperti normal.
Meski diliputi rasa waswas, Nurwati memilih untuk tetap membuka warungnya kembali guna melayani para petugas gabungan yang masih bersiaga di lokasi.
"Sebenarnya ya ada takutnya. Cuma karena di sini masih banyak petugas dan anggota yang stay, jadi ya tetap ke sini setiap hari untuk jualan," tandasnya.