Bagi Sr. Felika, pengalaman paling berkesan selama menjadi mahasiswa UAD adalah rasa saling menghargai yang ia dapatkan setiap hari. Berdasarkan pengalaman tersebut, ia mendorong calon mahasiswa dari berbagai latar belakang untuk menempuh studi di UAD.
"Pengalaman saya selama di UAD menyenangkan. Mari kuliah di UAD, kuliahnya seru karena para dosen dan teman-teman sangat menyenangkan dan mereka sangat menghargai perbedaan," pungkasnya.
Kehadiran dan pengalaman Sr. Felika menjadi bukti nyata UAD sebagai perguruan tinggi yang inklusif. Meskipun berlandaskan nilai keislaman dan kemuhammadiyahan, UAD terus membuktikan diri sebagai ruang belajar yang terbuka, ramah, serta menghargai keberagaman agama, suku, maupun budaya.