NADIKABAR.COM — Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kotim), mengaku mendengar dentuman keras pada Minggu (18/10) sore.
Sehari setelah suara tersebut terdengar, benda logam berukuran besar dan gosong atau terbakar ditemukan di area perkebunan kelapa sawit di KM 26 Jalan Sampit-Pangkalan Bun, Senin (19/10) pagi.
Benda yang ditemukan di KM 26 itu memiliki bentuk menyerupai serpihan logam dengan sejumlah kabel yang masih melekat.
Kemunculan benda misterius itu memunculkan dugaan di tengah masyarakat mengenai kemungkinan kaitannya dengan suara dentuman yang terdengar sehari sebelumnya. Namun, hingga kini belum ada bukti yang memastikan kedua peristiwa tersebut saling berhubungan.
Sebagian warga menduga benda itu merupakan serpihan dari sesuatu yang jatuh dari langit. Dugaan pun mengarah pada sampah antariksa atau bagian dari roket maupun satelit yang kembali memasuki atmosfer Bumi.
Salah seorang warga Kotim, Julianto, mengaku turut mendengar dentuman keras pada Minggu sekitar pukul 16.30 WIB. Suara tersebut bahkan disertai getaran sehingga terasa cukup mengejutkan.
"Iya hari kemarin memang ada suara dentuman yang sangat keras seperti petir, dan ada getaran, tetapi saya tidak tahu apa suara itu ada kaitannya dengan benda ini," ujarnya, Senin (19/10) sore
Sejak penemuan tersebut diketahui, warga mulai mempertanyakan material hingga asal usul benda tersebut. Belum ada keterangan yang dapat memastikan apakah suara tersebut berasal dari benda yang ditemukan di kebun sawit. Namun, aparat terkait dari BMKG hingga kepolisian dan TNI telah turun ke lokasi temuan logam.
Garis polisi pun telah dipasang agar logam yang ditemukan itu steril. Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi yang memastikan apakah benda misterius tersebut merupakan bagian dari pesawat, objek antariksa, atau material lainnya.
Benda tersebut pertama kali ditemukan pekerja perkebunan PT Agro Bukit di Jalan Sampit-Pangkalan Bun, sekitar pukul 06.00 WIB. Bentuknya yang tidak biasa langsung memunculkan beragam dugaan mengenai asal-usul material tersebut.
Benda berukuran sekitar 6meter itu ditemukan tergeletak di parit kebun dengan kondisi dipenuhi kabel yang saling terhubung.
Karyawan PT Agro Bukit, Karmansyah, menceritakan adanya penemuan tersebut. Berdasarkan informasi yang diterimanya, benda itu ditemukan sejumlah karyawan di blok G/F 3839 pada Senin pagi.