"Dengan lokasi strategis di Cilegon, tiga dermaga dengan kapasitas yang beragam, serta fasilitas penyimpanan dan penanganan produk cair yang terintegrasi, CPN memiliki kapabilitas untuk mendukung kebutuhan logistik industri secara andal, aman, dan efisien. Kami melihat pembukaan akses ini sebagai langkah strategis untuk memperluas peran CPN dalam ekosistem logistik dan kepelabuhanan sekaligus memberikan nilai tambah bagi konektivitas dan daya saing industri nasional," sambungnya.
CPN mengoperasikan tiga dermaga dengan kapasitas yang beragam, yaitu Dermaga A dengan kapasitas maksimum 80.000 DWT, Dermaga B hingga 6.000 DWT, dan Dermaga C hingga 10.000 DWT. Variasi kapasitas tersebut memberikan fleksibilitas dalam mendukung berbagai kebutuhan kapal dan kegiatan logistik.
Selain fasilitas sandar dan tambat kapal, CPN juga memfasilitasi kegiatan bongkar muat berbagai produk kimia dan petroleum olahan cair. Produk yang dapat ditangani tim redaksi lain naphtha, LPG, propylene, ethylene, py-gas, raffinate-1, butadiene, dan PFO. Kapabilitas ini mendukung kebutuhan logistik industri, khususnya di sektor petrokimia, kimia, dan sektor terkait.
Selain dermaga, CPN juga didukung oleh fasilitas penyimpanan berupa tank farm yang terdiri atas 56 tangki dengan kapasitas gabungan 501.606 m³. Fasilitas ini mencakup 25 tangki atmosferik untuk produk kimia cair, seperti naphtha, MTBE, dan methanol, serta 31 tangki bertekanan untuk produk gas cair, seperti ethylene, propylene, butadiene, dan butene-1.