Menurut pedoman itu, China akan mendorong penggunaan gabungan AI, realitas yang diperluas (XR), dan teknologi lainnya untuk mengembangkan produk budaya dan pariwisata yang khas serta layanan cerdas, sekaligus memperluas pasokan layanan budaya dan pariwisata bagi konsumen.

Zhou mengatakan kementerian tersebut telah meluncurkan 14 proyek percontohan untuk penerapan AI di sektor budaya dan pariwisata. Daftar proyek itu, yang dirilis oleh kementerian tersebut pekan lalu, menunjukkan bahwa program percontohan ini akan mencakup berbagai bidang seperti museum, teater, pariwisata salju, dan pariwisata inbound.

Pedoman tersebut juga mendorong pemerintah daerah untuk mengembangkan skenario konsumsi yang memadukan pengalaman digital dan fisik di lokasi-lokasi utama seperti jalan khusus pejalan kaki, kawasan komersial, dan objek wisata.