NADIKABAR.COM — China meluncurkan mesin bor terowongan atau tunnel boring machine (TBM) perisai ganda berdiameter terbesar di dunia, sebuah sistem seberat 3.500 ton yang dirancang untuk menggali terowongan jalan tol.
Mesin yang rampung diproduksi di jalur produksi di Chengdu, Provinsi Sichuan, pada 24 September ini memiliki diameter galian 13,01 meter, panjang 220 meter, dan berat 3.500 ton, menjadikannya yang terbesar di jenisnya di dunia.
Mesin ini dikembangkan bersama oleh perusahaan infrastruktur China, Shudao Investment Group, dan produsen mesin pembuat terowongan milik negara, China Railway Engineering Equipment Group.
Mesin bor terowongan atau TBM, menggunakan kepala pemotong berputar untuk menghancurkan batuan dan tanah sekaligus membentuk terowongan. TBM perisai ganda dirancang dapat terus beroperasi di berbagai kondisi geologis, baik di lapisan batuan stabil maupun retak.
Dikutip NadiKabar dari VN Express, mesin bernama Yuexi ini dapat bertumpu pada batuan stabil saat mengebor dan beralih ke metode penyangga saat berhadapan dengan formasi batuan yang lebih rapuh.
Bagian cutterhead-nya dilengkapi dengan 83 cakram pemotong berukuran 19 inci yang menekan dan menghancurkan batuan saat kepala tersebut berputar, sementara sistem hidrolik mendorong mesin bergerak maju.
Selama proses penggalian, mesin ini dapat sekaligus mengebor batuan, memasang segmen terowongan beton pracetak, memperkuat batuan di sekitarnya, serta membuang sisa material galian.
Yuexi juga dilengkapi dengan sistem pengeboran dan deteksi geologis yang memungkinkan insinyur menilai kondisi bebatuan di depan cutterhead sebelum mesin tersebut mencapainya.
Sistem pemandu laser otomatis di dalamnya mampu menekan margin kesalahan pengukuran hingga kurang dari tiga milimeter, sehingga mesin dapat mempertahankan akurasi navigasi tingkat milimeter pada jarak galian yang melebihi 10 km.
Yuexi akan digunakan untuk menggali Terowongan Yuexi di Tol Jinkouhe-Xichang di Prefektur Otonomi Liangshan Yi, Sichuan. Terowongan ini nantinya akan membentang sepanjang 18,4 km.
TBM ini mampu bergerak maju lebih dari 380 meter per bulan. Pendekatan konstruksi ini diperkirakan tiga hingga lima kali lebih efisien dibanding jika hanya mengandalkan metode pengeboran dan peledakan konvensional.
Proyek ini menandai penggunaan pertama TBM perisai ganda berdiameter besar untuk menggali jalur utama terowongan jalan tol di China. Sebelumnya, mesin semacam ini lebih umum digunakan untuk proyek terowongan kereta api dan kereta bawah tanah.