Mao menegaskan pengembangan dan peningkatan hubungan China-Filipina sejalan dengan kepentingan kedua negara. Dia juga mendesak Filipina untuk menertibkan tindakan dan pernyataan yang tidak bertanggung jawab dari sejumlah politikus di negara tersebut.

Hubungan antara Filipina dan China telah memburuk dalam beberapa tahun terakhir seiring dengan langkah Manila memperkuat aliansi militernya dengan Amerika Serikat untuk menegaskan klaimnya di Laut China Selatan. Kapal-kapal penjaga pantai Filipina dan China pun sempat terlibat bentrokan di perairan yang disengketakan tersebut.

Wakil Sekretaris Kantor Komunikasi Kepresidenan Filipina, Claire Castro, menegaskan Marcos Jr akan melindungi hak dan kepentingan Manila di wilayah yang disebut sebagai Laut Filipina Barat melalui jalur diplomatik. Dia menyatakan Filipina akan tetap membuka jalur komunikasi dengan China yang merupakan mitra dagang utama Manila serta berupaya menstabilkan hubungan bilateral, khususnya di bidang-bidang yang tidak sensitif.