China, yang merupakan mitra ekonomi utama Iran, telah sejak lama berupaya meredakan ketegangan dalam konflik yang berkecamuk selama berbulan-bulan tersebut, yang telah mengganggu jalur pelayaran global.

Pada Sabtu (31/10), Trump menyatakan bahwa AS telah melumpuhkan sebagian besar kekuatan militer Iran, namun masih harus "mengurusi" satu atau dua target lainnya. Sementara itu, Teheran telah memperingatkan akan adanya pembalasan jika mereka diserang.

"Semua pihak harus... dengan semangat rasionalitas dan pragmatisme, berfokus pada solusi politik, bukannya kembali ke konflik bersenjata," cetus Wang kepada Bagheri Kani dalam pertemuan di Beijing.

Kementerian Luar Negeri China sebelumnya tidak mengumumkan kunjungan Bagheri Kani ke ibu kota China