"Ini adalah serangan yang kejam dan tanpa provokasi oleh Brown dan Akinlolu di kelab malam yang ramai, di mana Brown menggunakan botol kaca sebagai senjata untuk memukul kepala korban dua kali," terangnya.

Akibat amukan tersebut, Abraham harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka di bagian kepala dan lutut. Surat perintah penangkapan untuk Brown dan Akinlolu langsung diterbitkan setelah kejadian, tapi keduanya keburu kabur meninggalkan Inggris.

Chris Brown akhirnya ditangkap aparat sesaat setelah kembali menginjakkan kaki di Inggris untuk urusan tur konser dunianya di Manchester pada Mei 2025.

Meski terbukti membikin keributan berdarah, Brown dan rekannya sedari awal menolak keras dakwaan soal penyerangan fisik yang mengakibatkan luka parah maupun kepemilikan senjata berbahaya.

Sederet dakwaan berat itu pada akhirnya memang resmi dicabut oleh pihak berwenang.