Grup menegaskan CIMB Niaga tetap menjadi bagian penting dari operasional regionalnya dan berkomitmen melanjutkan kegiatan bisnis di Indonesia. Grup juga memastikan akan memenuhi seluruh ketentuan regulator yang berlaku.

"Grup akan terus memenuhi seluruh ketentuan regulator yang berlaku, termasuk persyaratan minimum free float, secara tepat waktu dan terstruktur," pungkasnya.

Diberitakan The Star, sebelumnya beredar kabar delisting CIMB Niaga muncul melalui induk usahanya, yakni CIMB Group Holdings Bhd. Langkah tersebut dilakukan karena saham dianggap masih terlalu rendah alias undervalued.