NADIKABAR.COM — Cloudflare, perusahaan yang menyediakan layanan keamanan dan infrastruktur website, mengatakan pihaknya mendeteksi jutaan percobaan eksploitasi celah PHP2Shell dalam hitungan jam setelah celah itu diumumkan.

"Dalam 10 jam sebelum (celah PHP2Shell) diumumkan secara publik, di seluruh jaringan kami, kami melihat ribuan upaya untuk mengeksploitasinya," kata CEO Cloudflare Matthew Prince dalam unggahannya di media sosial, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (22/10/2026).

"Angka itu melonjak menjadi puluhan ribu dalam 45 menit setelah pengumuman, ratusan ribu dalam 2 jam, dan sekarang jutaan," imbuhnya.

PHP2Shell adalah sebutan untuk dua celah keamanan yang ditemukan di bahasa programming PHP. Sistem ini banyak dipakai oleh website dan aplikasi web di seluruh dunia yang menimbulkan kekhawatiran tentang potensi skala serangan.