NADIKABAR.COM — Coca-Cola Foundation Indonesia mendorong pembentukan serta pembinaan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) guna menjamin keberlanjutan alokasi dan pengelolaan infrastruktur air bersih secara mandiri di tingkat tapak.
Ketua Coca-Cola Foundation Indonesia Triyono Prijosoesilo di Desa Doho, Wonogiri, Rabu, menyampaikan bahwa intervensi pembangunan fisik seperti embung dan sumur resapan memerlukan pola pendampingan warga yang berkelanjutan.
"Infrastruktur hanya kami berikan di awal, tapi yang kita harapkan adalah masyarakat yang nantinya mengelola sendiri melalui pembentukan KSM bersama perangkat desa dan pemerintah daerah," kata Triyono, yang juga Senior Director of Public Affairs, Communications, and Sustainability PT Coca-Cola Indonesia.
Dia menjelaskan bahwa penguatan kapasitas KSM menjadi kunci agar infrastruktur tata kelola air, mulai dari embung hingga sumur resapan di enam provinsi tiga di antaranya Jawa Tengah, NTB, dan NTT, dapat dirawat secara komunal tanpa bergantung pada pihak luar.
"Ada enam, satu embung tadah hujan seluas 1,5 hektare di Desa Doho yang mampu menampung air 15.872 meter kubik. Untuk sumur resapan kami membangun banyak titik, dalam satu kawasan biasanya 600 sampai 700 sumur resapan," kata dia.
Ke depan, dia menambahkan bahwa selain infrastruktur pertanian dan pemanenan air tanah, model pemberdayaan ini juga diterapkan pada program akses air bersih yang menyasar permukiman informal di Kota Solo, Medan, dan Surabaya.
Perusahaan industri minuman bersoda ini kolaborasi bersama Pemkab, BUMD dan kelompok masyarakat setempat, untuk menghadirkan sambungan air bersih bagi warga yang selama ini terkendala akses administratif maupun geografis.
Skema tersebut memastikan kelompok warga informal mendapatkan hak dasar atas air bersih sekaligus tanggung jawab kolektif dalam memelihara jaringan distribusi.
"Kami percaya keberlanjutan adalah tentang menciptakan manfaat jangka panjang, di mana penyediaan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan beriringan untuk menciptakan dampak positif yang luas," kata dia.