"Artinya, supaya masyarakat menengah ke bawah tidak turun daya belinya, terutama dalam pembelian barang-barang esensial untuk makan," katanya.

Selain bantuan pangan, Faisal menilai subsidi energi tetap dibutuhkan karena BBM, LPG, dan listrik berkaitan dengan kebutuhan masyarakat untuk transportasi, mobilitas, serta aktivitas kerja.

Subsidi memiliki jangkauan lebih luas karena sebagian manfaatnya juga dapat dirasakan kelompok menengah bawah yang masih bergantung pada energi bersubsidi.

"Bantuan sosial pangan misalnya dengan subsidi, dua-duanya dibutuhkan," tutur Faisal.

Ia menjelaskan bantuan pangan perlu disalurkan secara tepat sasaran agar masyarakat kelompok bawah yang berhak tidak terlewat.

Sementara itu, subsidi juga membutuhkan mekanisme pengendalian agar manfaatnya diterima kelompok sasaran.

Menurut Faisal, salah satu keunggulan subsidi adalah manfaatnya dapat langsung dirasakan konsumen melalui harga.